Mengidentifikasi Gesture Matematis Siswa dalam Memecahkan Soal Geometri
Abstract
Dalam pembelajaran matematika siswa kerap kali mengalami kesulitan terutama dalam menyelesaikan masalah geometri. Kesulitan ini dapat dibantu dengan penggunaan gesture. Gesture bertindak sebagai fasilitator dalam pembelajaran matematika khususnya materi geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gesture matematis yang digunakan oleh siswa pada saat memecahkan masalah geometri dengan berdasarkan klasifikasi Alibali dan Nathan yang memodifikasi dari klasifikasi McNeill. Metode penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari berbagai macam jenjang. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mendapatkan hasil. Berdasarkan penelitian ini, berbagai macam gesture muncul pada kelima siswa selama menyelesaikan masalah geometri yang diberikan. Keseluruhan sebanyak 235 kali gesture dilakukan oleh siswa yang terdiri dari 117 kali gesture representasi dengan persentase 50%, 75 kali gesture menunjuk dengan persentase 32%, dan 43 kali gesture menulis dengan persentase 18%. Dengan demikian gesture representasi sering dilakukan oleh siswa dalam memecahkan masalah geometri.
Downloads
References
Ahmad, H., Hasliana, L., Latif, A., & Tasni, N. (2020). JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat PKM - PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU MATEMATIKA SMK KABUPATEN MAJENE DALAM PENGGUNAAN GEOENZO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Guru Matematika SMK Kabupaten Ma, 3(1), 60–73.
Alibali, & Nathan. (n.d.). Embodiment in Mathematics Teaching and Leaning: Evidence from Learner’s and Teahcer’s Gestures. The Journal of The Learning Sciences.
Arifin, A. L., & Rahma, S. (2015). Building Personal Brand Equity. Gramedia Pustaka Utama.
Bower, C., Zimmermann, L., Verdine, B., Toub, T. S., Islam, S., Foster, L., … Golinkoff, R. M. (2020). Piecing together the role of a spatial assembly intervention in preschoolers’ spatial and mathematics learning: Influences of gesture, spatial language, and socioeconomic status. Developmental Psychology, 56(4), 686–698. http://doi.org/10.1037/dev0000899
Damayanti, N. W. (2018). Profil Gesture Mahasiswa dalam Representasi Diagonal Sisi dan Diagonal Ruang pada Kubus. EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 171–177.
Elvierayani, R. R. (2016). Gesture Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Fungsi. Jurnal Reforma, IV(1), 10–18.
Hendriana, B., Waluya, B., Rochmad, R., & Mulyono, M. (2019). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Berdasarkan Gaya Belajar Honey dan Mumford (Vol. 2, pp. 147–152).
Herdiman, I., Jayanti, K., Pertiwi, K. A., & N, R. N. (2018). Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP pada Materi Kekongruenan dan Kesebangunan. Jurnal Elemen, 4(2), 216–229. http://doi.org/10.29408/jel.v4i2.539
Listanti, D. R., Mampouw, H. L., Kristen, U., & Wacana, S. (2020). Profil Pemecahan Masalah Geometri Oleh Siswa SMP Ditinjau Dari Perbedaan Kemampuan Matematika. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 365–379.
Masita, T. N., Irawan, E. B., & Sisworo. (2016). Gesture Menunjuk dan Representasional Siswa Sesuai dengan Tahapan Berpikir Van Hiele. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 1(2), 271.
Munawwarah, M., Laili, N., & Tohir, M. (2020). Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Keterampilan Abad 21. Alifmatika: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika, 2(1), 37–58. http://doi.org/10.35316/alifmatika.2020.v2i1.37-58
Murtiyasa, B. (2015). Tantangan Pembelajaran Matematika Era Global, (3), 45.
Salle, A. (2020). Analyzing Self-Explanations in Mathematics: Gestures and Written Notes Do Matter. Frontiers in Psychology, 11(November), 1–17. http://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.513758
Sholihah, S. Z., & Afriansyah, E. A. (2018). Analisis Kesulitan Siswa dalam Proses Pemecahan Masalah Geometri Berdasarkan Tahapan Berpikir Van Hiele. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 287–298. http://doi.org/10.31980/mosharafa.v6i2.317
Sulistyorini, Y., Studi, P., & Matematika, P. (2019). Gestur dalam Pembelajaran Matematika Materi Irisan Kerucut dan Koordinat Polar. Jurnal Pendiidikan Matematika, 3(1), 1–9.
Sundawan, M. D., & Nopriana, T. (2019). Guided-Discovery Learning, Representasi Matematis dan Konsep Diri Mahasiswa pada Materi Geometri. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 3(1), 123. http://doi.org/10.33603/jnpm.v3i1.1868
Winarso, W., & Dewi, W. Y. (2017). Berpikir Kritis Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif Visualizer dan Verbalizer Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri. Jurnal Tadris Matematika, 10(2), 117–133.
Yuli, T., & Siswono, E. (2019). Students’ gestures in understanding algebraic concepts, 12(24), 134. http://doi.org/10.20414/betajtm.v12i2.307
Yuliana, D., & Ratu, N. (2019). Analisis Keterampilan Dasar Visual Geometri Siswa SMP Ditinjau Berdasarkan Level Berpikir Analisis Van Hiele. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 536–549. http://doi.org/10.31004/cendekia.v3i2.135
Zainatu, S., & Aldila, E. (2017). Analisis Kesulitan Siswa dalam Proses Pemecahan Masalah Geometri Berdasarkan Tahapan Berpikir Van Hiele. Mosharafa, 6(2), 290.
Copyright (c) 2021 Benny Hendriana, Mega Sagita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

1.jpg)












